BERITA

Bupati Faida Kerahkan 1.600 Mahasiswa dan Kades Data Ulang Penerima Bantuan Rastra

Para kades dikumpulkan Bupati Jember dr Hj Faida MMR untuk program rastra, rasidi, ama rastrada. Bupati juga melibatkan ribuan mahasiswa untuk pendataan ulang.

MAHAKARYA MAGZ – Bupati Jember dr Hj Faida MMR mengerahkan sedikitnya 1.600 mahasiswa dan kades untuk mendata ulang penerima program beras untuk warga miskin agar tepat sasaran dan benar-benar diterima warga miskin yang berhak.

Maka dari itulah, untuk mempercepat dan memperluas upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Jember tahun 2018, Bupati Jember dr. Hj.  Faida, MMR., menyosialisasi program bantuan Beras Bersubsidi (Rasidi), Beras Sejahtera(Rastra), serta Beras Sejahtera Daerah (Rastrada).

Dalam sosialisasi yang digelar di Pendapa Wahya Wibawagraha, Senin (19/2/2018), bupati menyampaikan sumber dana tiga program bantuan beras tersebut. Dana Rastra berasal dari APBN, Rasidi berasal dari APBD Provinsi, dan Rastrada atau Rasda berasal dari APBD Kabupaten Jember.

Masyarakat miskin di Kabupaten Jember, lanjut bupati, mencapai 301.293.  Pada bulan Januari dan Februari 2018 sebanyak 178.350 warga di 31 kecamatan menerima Rastra, 69.053 di 30 kecamatan menerima Rasidi, dan 6.450 di 31 kecamatan menerima Rastrada.

Kepada kepala desa dan camat yang mengikuti sosialisasi tersebut, Bupati menjelaskan mekanisme pengusulan warga penerima bantuan. Bahwa usulan penerima Rastrada dapat melalui musyawarah desa atau musyawarah kelurahan. Usulan itu ditandatangani kepala desa, Ketua BPD, dan mengetahui camat. Kemudian dikirim ke bupati di pendopo Kabupaten Jember.

Dalam program bantuan beras ini, keluarga penerima manfaat (KPM) menerima beras dengan jumlah yang sama, yakni 10 kg . Namun, ada perbedaan dari tiga program bantuan tersebut. Rastra dan Rastrada tanpa uang tebus. Sedang Rasidi menggunakan uang tebus sebesar Rp 1.400/kg.

Bupati juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bergandeng tangan dan membantu masyarakat miskin, karena kesuksesan bangsa berasal dari gotong royong. “Masyarakat akan dilayani bersama sama. Jangan habiskan energi bersama orang yang bisanya mengadu domba,” tegas bupati.

Selain itu, bupati menugaskan mahasiswa penerima beasiswa yang berdomisili di Jember terlibat dalam pengentasan kemiskinan. Penugasan tersebut juga upaya bupati untuk membangun generasi yang peduli, bukan generasi yang tumpul hatinya.

Sedikitnya 1600 mahasiswa mendapatkan surat tugas dari bupati untuk menverifikasi ulang data penerima rastra. Mereka akan bekerja dalam pekan ini. (mgz)

Bagikan Ke:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERUPDATE

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Subscribe to via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 544 other subscribers

Copyright © 2018 MahaKarya Magz. Karya Anak Bangsa

To Top